Friday, August 26, 2011

Kutatap Angin


Oleh: Riva Julianto



Kutatap angin yang menerbangkan jiwa
seorang lelaki muda ke dalam mimpinya.

Kutatap angin yang merontokkan dedaunan
kering yang belum mau meninggalkan pohonnya.

Kutatap angin yang mempermainkan kehidupan
dalam lambaian rok seorang wanita metropolitan.

Kutatap angin yang memporak-porandakan timbunan dedaunan
di bawah pohon yang baru saja ditinggalkannya.

Kutatap angin yang membawa kegelisahan dalam debu yang di
tiupnya dari sebuah rumah tetirah para bangsawan di atas awan.

Kutatap angin yang membuat laut tenang jadi bergelombang.


Cimanggis 1993

No comments:

Post a Comment