Oleh: Riva Julianto
Aku meragukanmu yang
tak pernah mau menemuiku.
Aneh, kau seakan manyatu dalam
setiap langkah dan tingkahku.
Kau membuatku terbelengu dalam
rayuan nyanyian rindu yang kau
alunkan sepanjang waktu, hingga
membuatku memohon cinta dan kasihmu.
Meskipun kau semu, dirimu menjadi
panduku dalam dunia rancu yang tak
pernah dapat kumengerti apa isinya.
Aku pun jemu dibuatnya.
Entah apakah kau tahu bahwa hidup
penuh dengan kebenaran yang saling
menipu dan tak menentu, hingga
menjadi hantu setiap individu ?
No comments:
Post a Comment