Oleh: Rosa Ausländer
Adalah
memiliki rumah
Di dalam kayu lapuk
semut-semut
membangun negara
jalannya tersusun dari usaha dan kayu
Kerang mutiara
terbilas di tepi pantai
tak berguna
bagi hiasan dinding
Di manapun kota
menuju ketiadaan
kami meletakannya di atas besi
Karena rumah kami
tiada
Dialihbahasakan oleh Riva Julianto dari buku "Mein Atem heiβt jetzt" atau "Nafasku namanya sekarang" (kumpulan puisi) karya Rosa Ausländer.
No comments:
Post a Comment