kududuk di atas impian
seorang perawan
yang sedang menengadah ke
arah langit.
entah apa yang dilakukannya
ketika tahu
bahwa matahari ternyata
seorang pria tampan
berbadan tegap siap
menyergapnya. kulihat belahan
dada dan paha perawan ada
di sela-sela awan
yang putih dan genit.
ingin kulihat bintang-bintang segera
menodainya, tetapi sang perawan
keburu
bunuh diri sebelum
sepasang merpati sempat mencuri
keperawanannya.
Cimanggis, 7.12.94
No comments:
Post a Comment