Oleh: Riva Julianto
Seorang petani tua dari
desa datang ke kota
untuk melacak anaknya
yang hilang di keramaian
gedung-gedung yang
menjulang tinggi sampai ke awan.
Sesampainya di kota, ia
pun terpesona oleh banyaknya gedung-
gedung yang memanjang ke
awan itu. Tergoda ia
untuk menaikinya hingga
terlupa pada anak yang dicarinya.
Di awan ternyata banyak
kenikmatan yang tidak bisa diraihnya
di desa dan di kota. Di awan
ia bisa melakukan segalanya
tanpa takut menderita. Di
awan ia bisa
tertawai dunianya
sendiri. Di awan ia lupakan hidupnya.
Cimanggis 22.10.1993
No comments:
Post a Comment