Oleh: Riva Julianto
Sebuah kapal laut
mengangkut denyut-denyut kengerian
awak kapal pada laut yang
makin mengasingkan dunianya.
Ia takut pada samudera
yang siap menelannya bila ia
tak lagi percaya pada
laut, tempat samudera tahajud.
Dilihatnya nun jauh di
sana, matahari
ditelannya bulat-bulat
dan awan pun ikut
dilahapnya pula. Ia heran
pada teman-temannya yang
malah merelakan dirinya
jadi santapan. Mereka
semua ingin tahu rupanya,
ada apa di dalam sana,
di dalam samudera yang
selalu merasa menang dari
daratan.
No comments:
Post a Comment