Sunday, November 4, 2012

Pendekar Malam


Oleh: Riva Julianto




Kala bulan purnama mulai menampakan dirinya,

sekelompok kelelawar malah menutupnya dengan

sayap-sayapnya yang lebar serta menggerogotinya

beramai-ramai. Manusia menjadi takut melihat

bulannya direnggut. Bulan purnama megap-megap

dibuatnya karena sinarnya jadi percuma. Ia marah

dan melawan dengan kekerasan.


Perkelahian tak terhindarkan. Berhari-hari tak ada

lelahnya berkelahi sampai akhirnya mereka mengalah. Mereka

berdua berikrar, bahwa mereka takkan lagi

bertengkar hanya karena memperebutkan gelar

pendekar malam.


Cimanggis 2.11.1993

No comments:

Post a Comment