Berjalan seorang gadis
berambut panjang
di atas rerumputan yang
mengaduh kesakitan,
karena si gadis bukanlah
hujan yang sedang
mereka nantikan.
Rerumputan itu sekarang
sedang kering-kerontang, diterjang gersang
yang kini mengintai di
sampingnya. Ia tahu
bahwa gersang takkan
dapat mengalahkannya,
karena ia sudah biasa
hidup dalam kekurangan hujan.
Si gadis yang berjalan di
atasnya dengan tenang dan
penuh percaya diri punya
keyakinan, bahwa yang
diinjaknya hanyalah
rumput yang nanti akan tumbuh lagi bila-
mana air dipercikan.
Rerumputan itu bukannya
tidak tahu kehebatan dirinya
menghadapi hujan yang
jarang datang. Tetapi ia
hanya mempertanyakan
sebuah papan peringatan :
Jangan Menginjak Rumput !
Sementara jalan bebatuan malah
mentertawainya dengan
sepenuh hati.
No comments:
Post a Comment