malam tahun baru
adalah tipuan terompet
sang kala
yang menggelisahkan
jantung hati kita
pilu dan kelu yang keluar
dari dalam suara terompet
terus saja menggelegar
dan menghentak-hentak,
tak mau terikat irama
yang makin tua saja.
tetapi orang-orang itu
tetap saja menari-nari
(manusia melenggang dengan iringan jeritan suara penyesalannya
kemudian)
bulatan-bulatan di
tanggalan adalah goresan rencana
pernikahan mereka setiap
bulan dengan kehidupan
rasa sakit yang jadi
akhir perjalanan kehidupan
belum berakhir jua,
karena mereka telah
menemukan mantera untuk
menangkalnya
(padahal bumi sudah lelah mengelilingi matahari)
Cimanggis 5.1.1994
No comments:
Post a Comment