Seorang pasien rumah
sakit jiwa
memohon pada dokter yang
merawatnya
agar bisa mengingkari
bahwa dirinya gila
untuk waktu yang sebentar
saja.
Dokter menolaknya, karena
dengan begitu
ia akan tahu dunia khayal
yang dipunyai manusia
normal :
berkuda dalam kabut
menembus sepuhan-sepuhan
putih,
kemudian menjarak pada
rumah
yang ada di batas mata
dan jiwa
tanpa ada penghuni di
dalamnya.
Bersyukurlah kau tak
memasukinya.
Cimanggis 14.3.1994
No comments:
Post a Comment