kepergian seseorang
menguak banyak kerinduan
dalam bungkusan kumal
bekal yang dibawanya.
rumah yang tak pernah
dijamahnya hanyalah
tanah lapang dengan
lambaian ilalang di atasnya
yang mengajaknya pulang.
ajal yang dulu berjanji
sehidup-semati sekarang ingkar janji.
tak mau membawanya mati
dari tempat
yang kini ia tiduri.
keluarga yang
ditinggalkannya tak mau peduli lagi, karena ia
ingin mencari angin malam
yang menggodanya setiap hari kala
ia sedang berteman mimpi.
akhirnya, ia pun
menceritakan kisah perjuangannya pada kunang-
kunang yang sedang asyik
berdendang dengan
cahayanya sepanjang
malam.
No comments:
Post a Comment