Sunday, November 4, 2012

Kata


Oleh: Riva Julianto




Kata-kata telah berubah jadi huruf,

tertera di kertas putih. Mereka memancarkan

keinginan tertepis seorang angkuh,

karena direngkuhnya huruf demi huruf

yang menyusup ke dalam buku hariannya.


Kata yang didapatkannya dari hidup

menjelma jadi orangtua, guru, teman

atau bahkan dirinya sendiri.


Ia tak leluasa melafalkannya dalam hidup.


Ia buang semuanya ke dalam goresan pena

agar dirinya leluasa melihat kata

yang sedang berjingkat-jingkat hendak

melarikan diri dari dunia,

karena kata tak kuat lagi menahan

amanat yang diembannya. Dahulu kata

adalah sajak yang penuh dengan kegembiraan:

mempermainkan makna seenaknya.


Cimanggis 13.11.1993

No comments:

Post a Comment