Wednesday, October 10, 2012

Perempuanku

Oleh: Riva Julianto




Tak pernah diriku tentram dalam panjangnya malam

yang sunyi dan sepinya menemani kesendiriku kini.


Terus aku mencari perempuanku yang telah pergi tanpa

pernah berhenti.


Di benak yang kalam perempuanku mati. Diam tak bergumam. Tak

mau ia bicara lagi. Jeritannya menusuk hati setiap

manusia malam yang menggenggam alam.


Perempuanku adalah kelinci yang siap diterkam rajawali dengan

kuku belati di kakinya. Perempuanku adalah mangsa

yang tak pernah mau memakai senjata untuk membela

dirinya, karena lemah lembutnya seperti kelinci

yang ke sana ke mari mencari perlindungan diri.


Cimanggis 9.4.1992

No comments:

Post a Comment