Wednesday, October 10, 2012

Masa Lalu

Oleh: Riva Julianto





Tak pernah aku mengerti, bayang-bayang

masa lalu kembali lagi dalam kalbu untuk

mengajakku pergi mencari identitas diri

yang hilang dimangsa usia dewasa.


Masa kini tak pernah mengerti masa lalu

yang bagian dari diri ini. Maka, tetaplah

datang dan pergi ke dalam hidup ini, karena

kami butuh terapi bagi jiwa yang menggelombang.


Masa lalu menggores hidupku dengan runcingnya

bambu yang dipetik dari kumpulan batang yang

terombang-ambing angin palsu, hingga membuatnya

tak selalu menentu di tengah arah hidupnya.


Tak perlu aku cemburu pada indahnya masa lalu

yang selalu mengganggu hidupku yang semakin layu.


Cimanggis 7.2.1992

No comments:

Post a Comment