Wednesday, October 10, 2012

Masalah Belaka

Oleh: Riva Julianto




Terkantuk sebuah masalah yang

tak mau juga jatuh ke dalam peraduan.


Dengan lugu, ia maju ke depan sekumpulan

orang sambil menjabat tangan mereka yang

keheranan dibuatnya. Dibagikannya dua buah

pengetahuan tentang dirinya. Sebagian orang

yang menerimanya tampak tenang, karena tahu

apa dimauinya. Sedangkan sebagian lagi tampak

tegang dengan peluh yang luluh membasahi kerutan

kehidupan di wajahnya. Terperangah mereka dibuatnya.


Masalah selalu mendengar gumam manusia yang tak mampu

memejamkan ketakutannya, baik di kala siang maupun malam,

karena dunia masalah belaka.


 Cimanggis 30.8.1993

No comments:

Post a Comment