Wednesday, October 10, 2012

Binatu Kehidupan II

Oleh: Riva Julianto





Di sebuah binatu kehidupan, kulihat tumpukan

baju-baju birokrat, konglomerat dan orang

melarat berbaur jadi satu. Bau keringat

mereka merebak ke semua penjuru dunia

hingga membuat manusia merasa penat.


Baju birokrat tak perlu dicuci seperti baju

masyarakat, tetapi cukup direndam dalam

air pengabdian yang bercampur sabun

pengampunan, kemudian dibilas

dengan air pengorbanan.


Baju konglomerat harus dicuci dengan mesin

cuci, karena efisiensi waktu yang tidak

bisa ditangisi dan diratapi dari hari

ke hari. Bahkan serat kainnya pun

tak terasa tangan lembut wanita.


Baju orang melarat berserat guratan kekearasan

hingga harus dicuci oleh tangan-tangan cekatan

di atas penggilasan, agar keluar semua kejahatan

dari baju berlumpur penderitaan.


Seandainya baju mereka tertukar satu dengan yang lainnya,

akankah mereka mendapat giliran

yang sama ?


Cimanggis 14.6.1993


No comments:

Post a Comment