Oleh: Riva Julianto
Diriku meronta-ronta saat
adat yang
berbadan tegap berusaha
mendekap
degup jiwa yang
kupertahankan
sekuat tenaga.
Hanya sekerat jiwa itulah
yang kupunya,
pemberian orangtua kala
diriku masih
segumpal cinta. Kini
takkan kubiarkan
adat merenggut dengan
kuasanya.
Adat ingin jiwanya
ditanamkan dalam
kelamnya hidup fana
manusia, tetapi
jiwa tak bisa bungkam
hanya karena
adat lebih berkuasa dan
nyata.
No comments:
Post a Comment