Oleh: Riva Julianto
Wajah yang selalu terjajah
Wajah yang selalu terjajah
akan terlihat gegabah saat
berhadapan dengan sumpah
yang mengikat semua gelisah
dalam rasa bersalah.
Senyum yang dikulum ramah
membuat hati menyerah pasrah,
membungkam remah amarah sampai
hilang segala resah.
Wajah yang berbinar-binar tanda
sedang sesumbar pada apa yang
benar, karena hidup terasa segar
oleh harumnya bunga mawar yang
terus menjalar sampai jadi belukar.
Wajah nan ayu tak ingin merayu
hati untuk menyatu dalam indahnya
mimpi semu. Terkadang ia adalah
nafsu yang membuat layu semua
kalbu yang dituju, karena tak tahu
dan tentu siapa yang harus berpadu satu.
No comments:
Post a Comment