Sunday, September 18, 2011

Roh


Oleh: Riva Julianto




Hangat menggeliat

tak tentu arah dalam darah.

Masuk ke hati lalu pergi lagi

dan terus berganti.


Nadi bergetar mendengar

alunan pelan. Keras tawa

terpendam dalam tidak juga

bermuara menjadi jelata.

Itukah roh yang bersumpah

atau sumpah yang tersepah ?



Depok 1992

No comments:

Post a Comment